Digempur EV, Toyota Yakin Mobil Diesel Belum Mati

Toyota Hilux 2024 Bakal Dibekali Sistem Diesel Mild-Hybrid (Carscoops)

JAKARTA, AVOLTA – Perkembangan kendaraan listrik (EV) di pasar global, tidak serta merta akan mematikan mobil dengan mesin konvensional, terutama diesel. Bahkan, keyakinan itu disampaikan Toyota Australia, yang percaya mobil dengan bahan bakar diesel ini masih memiliki masa pakai yang cukup panjang.

Dilaporkan Drive, Senin (25/3/2024), Toyota mengakui, jika sumber bahan bakar diesel ini perlu beradaptasi dengan pasar global yang memang saat ini fokus terhadap pengembangan elektrifikasi dan emisi yang lebih rendah.

Sean Hanley, Bos Penjualan dan Pemasaran Toyota Australia, membantah laporan baru-baru ini, yang menyebutkan powertrain pembakaran minyak, yang terdapat di model terpopuler, Hilux hampir punah.

“Diesel masih memiliki waktu yang cukup lama, jadi tidak akan mati dalam waktu dekat, dan diesel terlepas dari komentar populer, belum mati,” ujarnya.

Sementara itu, diesel sendiri akan menajdi sumber bahan bakar yang menurut Sean akan bisa diteliti dengan cermat selama 10 hingga 20 tahun ke depan.

“tetapi sementara itu, ada potensi untuk memiliki varian hibrida – Anda tahu, mengurangi jejak karbonnya. Ini adalah sumber bahan bakar yang sangat kredibel, terutama untuk kendaraan berat,” lanjut Sean.

Sebagai informasi, hibrida diesel-listrik bukanlah hal yang baru di Australia, karena Audi Q7 pernah ditawarkan dengan powertrain diesel hibrida plug-in (Plug-in Hybrid Vehicle/HEV) sebelum akhirnya dihentikan.

Hibrida diesel juga tersedia di seluruh dunia, terutama di Eropa dari produsen seperti Mercedes-Benz, Range Rover, Peugeot, dan Volvo, meskipun sebagian besar model sekarang telah dihentikan demi kendaraan listrik penuh (Battery Electric Vehicle atau BEV).

CATEGORIES
TAGS