BYD Belum Mau Masuk Pasar Amerika Serikat

JAKARTA, AVOLTA – Laporan Nikkei Asia, Rabu (14/2/2024) BYD akan mendirikan pabrik perakitan mobil di Meksiko. Produsen otomotif asal Cina itu sudah melakukan studi terkait kelayakan untuk fasilitas tersebut dan sedang bernegosiasi dengan para pejabat setempat mengenai persyaratan.

Akan tetapi masuknya BYD ke Maksiko ini bukan berarti mobil listrik dan plug-in hybrid-nya akan dikirim untuk pasar Amerika Serikat (AS), melainkan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Informasi itu diungkapkan langsung oleh  Wakil Presiden Eksekutif BYD Stella Li. Menurut dia, pasar otomotif di AS sangat menarik perhatian, akan tetapi situasi sesungguhnya sangatlah rumit.

“Jadi kami tidak berencana untuk masuk ke AS,” tutur Stella Li kepada Yahoo Finance, ditulis Jumat (1/3/2024).

Stella Li menjelaskan, pabrik BYD di Meksiko untuk tahap awal akan difungsikan untuk memenuhi konsumen di negara tersebut yang menginginkan mobil listrik dan plug-in hybrid dari BYD.

Sebelumnya informasi kehadiran BYD di AS menjadi sorotan banyak pihak terutama Tesla karena pada 2023 pabrikan Cina ini berhasil mengalahkan penjualan mobil Tesla yang selama ini memenang takhta penjualan mobil listrik di dunia.

Para produsen itu khawatir penjualannya akan dikalahkan oleh BYD jika masuk ke pasar AS, karena Elon Musk, CEO Tesla Inc juga akhirnya mengakui kalau pabrikan Cina ini begitu luar biasa dalam bermanuver.

CATEGORIES
TAGS