Penjualan Mobil Listrik Jerman Terjun Bebas

Investasi Kelas Kakap BMW untuk Mobil Listrik Mini (Reuters)

MUNICH, AVOLTA – Penjualan mobil listrik berbasis baterai alias battery electric vehicle (BEV) di setiap negara berbeda-beda. Tak seperti di Cina dan Korea Selatan yang mengalami peningkatan, di Eropa khususnya Jerman, peminat kendaraan listrik justru berkurang dratsis.

Melansir Carscoops, Rabu (14/2/2024), pada Januari 2024 penjualan mobil listrik baru di Jerman terjun bebas 54,9 % jika dibandingkan Desember 2023. Faktor penyebabnya, karena pemerintah telah menghentikan pemberian subsidi.

Pemberian insentif kepada konsumen mobil listrik di Jerman sudah dihapus per Januari 2024. Tidak hanya mobil listrik murni, tapi model hibrida plug-in juga anjlok 19,6 %.

Penjualan mobil dengan mesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) justru naik lebih dari sembilan persen, yakni naik 9,1 % untuk bensin, dan 9,5 % untuk diesel.

Constantin Gall, seorang ahli dari konsultan keuangan yang banyak menangani kasus industri otomotif Ernst & Young (EY) menjelaskan, ada masalah mendasar yang berkontribusi terhadap penurunan penjualan tersebut.

“Perekonomian yang lemah, biaya pembiayaan yang tinggi, dan ketegangan geopolitik yang cukup besar menyebabkan keengganan untuk membeli dari pihak individu dan perusahaan,” tutur Gall kepada Wall Street Journal.

CATEGORIES
TAGS