BYD Belum Mau Spill Pabrik di Indonesia

BYD Indonesia

JAKARTA, AVOLTA – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan nilai investasi BYD di Indonesia ditaksir mencapai Rp 20,33 triliun. Kapasitas pabriknya mencapai 150.000 unit dengan tiga model mobil listrik, yakni Dolphin, Atto3, dan Seal.

Namun, secara lokasi dan juga kapan pabrik tersebut mulai dibangun, BYD Indonesia masih malu-malu mengungkapkan.

Presiden Direktur BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan, sejauh ini masih sesuai dengan rencana dan akan diinformasikan dalam beberapa waktu mendatang.

“Kami akan menginformasikannya dalam lain kesempatan ke rekan-rekan media. Semuanya dalam kemajuan yang bagus,” ujar Eagle kepada media di IIMS 2024 belum lama ini.

Ketika ditanya soal lokasi pabrik, Eagle pun belum mau menjawab dan mengatakan, akan diinformasikan apabila rencananya berjalan sesuai dengan yang sudah ditargetkan.

Perlu diketahui, sekarang ini tiga model mobil listrik BYD yang dijual di Indonesia masih berstatus impor utuh dari Cina. Pabrikan ini mendapatkan fasilitas khusus dari pemerintah, yaitu melalui Perpres No.79/2023 yang membebaskan bea masuk impor mobil listrik secara utuh atau completely built up (CBU), serta completely knocked down (CKD) dengan minimal Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 20-40%.

CATEGORIES
TAGS