Gara-gara Spion Bermasalah, Tesla Recall 200.000 Unit

Gigafactory Tesla di Shanghai (Xinhua)
JAKARTA, AVOLTA – Dalam kurun waktu satu tahun terakhir Tesla Inc banyak melakukan kampanye penarikan untuk diperbaiki alias recall. Awal tahun 2024 ini pabrikan asal Amerika Serikat (AS) terpaksa melakukan recall pada 200.000 unit dari berbagai model karena spion mengalami masalah.
Mengutip Reuters, Senin (29/1/2024) National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menyebut model yang terlibat, yaitu S, X, dan Y yang telah beredar di AS karena adanya masalah pada bagian spion.
Menurut laporan NHTSA, masalah pada spion itu terjadi karena perangkat lunak yang mengalami malfungsi sehingga dapat mengurangi visibilitas pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Seluruh model yang terlibat merupakan produksi keluaran tahun 2023 di pabrik yang berlokasi di AS. Konsumen yang terlibat diharapkan datang ke diler atau bengkel untuk dilakukan pengecekan secara gratis.
Demi memberikan layanan terbaik kepada konsumen, Tesla pun sudah memperbaharui perangkat lunak dengan sifat Over-the-Air (OTA). Bahkan pada 22 Januari 2024 pabrikan sudah mengidentifikasi 81 klaim garansi yang mungkin terkait dengan kondisi spion tersebut.
