Daihatsu Dipaksa Stop Produksi Gran Max

TOKYO, AVOLTA – Buntut dari skandal uji keselamatan yang dilakukan oleh Daihatsu, Kementerian Transportasi Jepang telah mencabut sertifikasi uji tipe untuk 3 model pabrikan asal Negeri Sakura tersebut, yaitu Gran Max, Toyota TownAce dan Mazda Bongo.
Akibatnya, merek berbasis di Osaka ini yang tidak lagi bisa produksi ketiga model yang disebutkan hingga mengulangi proses sertifikasi dan dinyatakan lulus.
Dilaporkan Nikkei Asia, Menteri Transportasi Jepang, Tetsuo Saito mengatakan sudah memulai prosedur pembatalan sertifikasi untuk tiga model Daihatsu itu.
“Apa yang terjadi di sini adalah masalah serius. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai fondasi sistem sertifikasi otomotif dan keandalan industri manufaktur Jepang,” ujar Saito, disitat dari NHK, Selasa (16/1/2024).
Jelang pembatalan sertifikasi tiga model itu, kementerian terkait bakal melakukan pertemuan dengan Daihatsu, pada 23 Januari mendatang.
Selain itu, kementerian juga bakal mengeluarkan perintah berdasarkan Undang-Undang Kendaraan Angkutan Jalan yang meminta Daihatsu mereformasi struktur organisasinya.
Sedangkan berdasarkan keterangan resmi, Daihatsu Motor sendiri berjanji akan melakukan peninjauan menyeluruh terhadap prosedur sertifikasi, serta menerapkan reformasi dari perspektif manajeman, lingkungan, dan budaya tempat kerja.
“Kami akan berupaya mewujudkan revitasilasi perusahaan dengan dukungan komprehensif dari Toyota Motor Corporation,” tulis Daihatsu.
