Yamaha E01 Sudah 1 Tahun Dites, Masih Belum Dijual

Yamaha E01 mulai diuji coba di Indonesia (YIMM)

JAKARTA, AVOLTA – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) masih terus melanjutkan studi atau proof of concept (PoC) sepeda motor listrik, E01. Bahkan, pengujian tersebut, telah berlangsung selama satu tahun lebih, mulai dari Oktober 2022.

Namun, hingga kini, belum ada keputusan jelas, terkait kapan produksi motor listrik bertenaga baterai dari pabrikan berlambang garpu tala ini bakal diproduksi massal?

Assistant General Manager Marketing and Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Antonius Widiantoro mengatakan, masih menunggu hasul studi di Medan, yang memang baru akan selesai pada 2024.

“Masih jalan, target kami kan satu tahun minimal, dari empat area respons cukup positif. Mereka puas dengan performa, charging system, kemudian handling,” jelas pria yang akrab disapa Anton ini, di Sentul, akhir pekan lalu.

Lanjut Anton, hasil dari pengujian tersebut, digunakan oleh pihak Yamaha sebagai bahan evaluasi di internal untuk pengembangan kendaraan listrik. Kemudian, secara performa, Yamaha E01 ekuivalen dengan skutik 125cc.

Yamaha E01 mulai diuji coba di Indonesia (YIMM)

Mayoritas responden atau yang sudah melakukan uji coba, merasa cocok dengan keluaran tenaga maupun rasa berkendara dari Yamaha E01. Selain itu, untuk sistem pengecasan baterai juga banyak disoroti oleh Yamaha, mulai dari sistem tukar baterai hingga pengisian langsung, dengan mayoritas memilih sistem yang kedua.

“Karena secara opsional ada fast, normal, dan portable. Pilihan banyak itu bisa dipilih. Kedua, alasannya adalah bisa dicas di manapun juga,” tukas Anton.

Namun, dengan hasil tersebut, tak serta merta membuat Yamaha langsung memutuskan untuk melakukan produksi massal. pasalnya, pihak pabrikan asal jepang ini masih membutuhkan waktu untuk menyelesaikan PoC terlebih dahulu.

“Studi pengembangan yang terbaik untuk konsumen Indonesia, masih perlu pertimbangkan banyak hal,” pungkasnya.

CATEGORIES
TAGS