Mobil Listrik Nissan Produksi di Cina, Ekspor ke Global

Pabrik Nissan di Sunderland, Inggris, merakit mobil listrik Leaf. (Nissan)

JAKARTA, AVOLTA – Nissan Motor Co berkomitmen untuk melanjutkan program elektrifikasi kendaraan secara global. Strategi yang dilakukan berbeda, yaitu bekerjasama dengan perusahaan Cina memproduksi mobil listrik untuk memenuhi pasar global.

Melansir Reuters, Rabu (20/12/2023), Nissan bergabung dengan merek asing lain seperti Tesla, BMW, dan Ford yang memperluas ekspor mobil buatan Cina untuk memanfaatkan biaya manufaktur yang lebih rendah di negara tersebut dan meningkatkan kapasitas penggunaan pabrik mereka.

Cina menyumbang seperlima dari penjualan global Nissan, yakni sekitar 2,8 juta kendaraan selama 10 bulan pertama tahun 2023 ini, atau turun dari sepertiga penjualan pada periode yang sama tahun lalu.

Nissan mengumumkan akan mendirikan pusat penelitian bersama dengan Universitas Tsinghua di Cina tahun 2024, berfokus pada penelitian dan pengembangan kendaraan listrik, termasuk infrastruktur pengisian dan daur ulang baterai.

“Kami berharap kolaborasi ini akan membantu kami memahami lebih dalam pasar Cina dan mengembangkan strategi yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan pelanggan di China,” ujar Presiden dan Chief Executive Officer Nissan, Makoto Uchida.

Selain itu, pendirian pusat penelitian ini merupakan perluasan dari upaya penelitian bersama yang perusahaan ini lakukan dengan Tsinghua sejak tahun 2016 yang difokuskan pada teknologi mobilitas cerdas dan otonom.

CATEGORIES
TAGS