Mazda Cuma Jadi Follower Tren EV Global

JAKARTA, AVOLTA – Setiap produsen otomotif punya strategi berbeda dalam masuk era elektrifikasi. Sebagai contoh ada yang fokus menjual mobil listrik murni, hybrid, sampai ikut-ikutan sesuai pergerakan arus atau tren global.

Mazda salah satu pabrikan yang memutuskan hanya menjadi pengikut saja alias follower di pasar kendaraan listrik. Mengutip Automotive News, Jumat (15/12/2023) CEO Mazda Masahiro Moro mengatakan, sudah cukup senang sebagai pengikut di bisnis mobil listrik.

Masahiro menjelaskan saat ini masalah utama dari mobil listrik adalah permintaan yang tidak menentu. Bahkan menurut dia secara realita, permintaan mobil listrik murni tidak tinggi.

“Jadi kami memulainya sedikit lebih lambat dalam hal produksi. Bukan dari sisi waktu tapi pengembangan produksi. Itulah mengapa saya menyebut Mazda sebagai pengikut,” ujar Masahiro.

Apabila melihat dari kondisi sekarang tidak banyak model elektrifikasi yang dirikis Mazda. Bahkan laman Drive menyebutkan Mazda baru membuat satu mobil elektrifikasi yakni Mazda MX-30 Mild Hybrid.

Masahiro justru punya pandangan lain tentang kondisi tersebut. Dia mengatakan mulai tahun ini hingga 2030 pasar mobil listrik justru akan turun.

“Semuanya harus melalui masa-masa sulit ini. Kustomer sekarang sudah mencari solusi alternatif selain dari mobil listrik murni,” kata Masahiro.

 

CATEGORIES
TAGS