Indonesia Punya Sumber Litium Baru untuk Mobil Listrik

JAKARTA, AVOLTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Panjaitan menginformasikan jika Pemerintah Indonesia telah menemukan sumber litium yang cukup besar. Hal ini, diharapkan bisa mendukung produksi kendaraan listrik di Tanah Air.
Namun, Luhut sendiri belum memberikan memberikan detail terkait jumlah penemuan litium tersebut, dan juga juga lokasinya. Ia hanya menyebutkan, dengan temuan itu maka Indonesia memiliki salah satu komponen penting untuk pengembangan kendaraan listrik, dan ketergantungan dengan negara lain.
“Saya baru dapat laporan, kemarin ditemukan sumber litium yang besar sekali di Indonesia,” jelas Luhut di sela rapat kinerja 2023, di Nusa Dua, Bali, seperti dikutip dari Antara, ditulis Senin (25/12/2023).
Lanjut Luhut, temuan litium besar ini juga diklaim dapat melengkapi potensi sumber daya alam (SDA) Indonesia, untuk terus berambisi menguasai industri kendaraan listrik secara global.
“Tadinya litium paling takut, kita mau cari dari Australia. Sekarang, kita punya dan sumbernya besar sekali,” tegas Luhut.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transporatasi Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin mengatakan, industri otomotif Tanah Air saat ini cukup berkembang meskipun masih skala kecil dari sisi pasar global. Produksi di Tanah Air, saat ini baru mencapai sekitar 1,4 juta unit mobil listrik, dan sebanyak 400 ribu unit untuk pasar ekspor.
Sedangkan untuk kapasitas produksi kendaraan listrik di dalam negeri, juga masih relatif kecil, hanya mencapai 30 ribu hingga 40 ribu unit.
“Dalam tujuh tahun, 30 ribu hingga 40 ribu itu harus naik menjadi 600 ribu itu yang kami perlu siapkan, dan tentunya bukan hanya pabrik datang, kami juga siapkan pasarnya, juga harus siap infrastruktur isi ulang. kami optimistis, dan harus kerja kerja,” tutup Rachmat.
