Erick Thohir Pelesiran ke Timteng Jemput Investasi EV

JAKARTA, AVOLTA – Menteri BUMN, Erick Thohir bakal melakukan perjalanan ke wilayah Timur Tengah, tepatnya Arab Saudi dan Qatar, guna menjemput investasi pembangunan pabrik mobil listrik di Indonesia. Upaya ini dilakukan agar Indonesia tak hanya bergantung kepada janji Tesla, yang sampai saat ini belum terwujud.
Disampaikan Erick, ia berangkat ke Arab Saudi, sebagai spescial envoy. Salah satu tujuannya, juga untuk berbicara terkait critical mineral alias mineral tanah jarang.
“Sama Uni Emirat Arab (UEA), kemarin saya juga bicara critical mineral. Nanti, Januari saya juga pergi ke Qatar, bicara critical mineral. Siapa tahu mereka juga punya private equity, yang investasi di perusahan-perusahaan mobil dunia,” tegasnya, disitat dari Liputan6.com.
Sementara itu, terkait investasi Tesla yang tak kunjung terlaksana, Erick sejatinya juga berbicara soal BYD. Namun, jika terus berharap dengan pabrikan asal Cina ini, juga akan ada anggapan Indonesia tak ramah dengan Eropa dan Amerika.
“Tapi nanti kalau BYD lagi, katanya kita enggak friendly lagi sama Eropa, sama Amerika, padahal coba lihat storyline-nya. Justru kita menjaga keseimbangan itu,” tuturnya.
Sementara itu, terkait investasi Tesla, memang sudah menjadi isu dalam beberapa waktu belakangan. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, juga masih percaya jika perusahaan milik Elon Musk ini, masih akan menanamkan modalnya di Indonesia.
“Saya memang masih NDA (non disclosure agreement) sama mereka, saya enggak boleh cerita sama kalian bapak atau ibu sekalian apa yang sedang mau kita finalkan dengan mereka. Tapi saya yakin, hakul yakin mereka pasti akan datang ke kita,” kata Luhut beberapa waktu lalu.
