Aksi BYD Buyback Rp432,56 Miliar di Bursa Shenzhen

JAKARTA, AVOLTA – BYD Co. akan melakukan aksi korporasi berupa buyback saham senilai US$27,9 juta atau setara dengan Rp 432.56 miliar. Ketua dan CEO BYD Wang Chuanfu menyebut langkah ini ditempuh guna meningkatkan kepercayaan investor dan menstabilkan nilai perseroan.
Mengutip Bloomberg pada Jumat (7/12/2023), pabrikan asal Cina tersebut berencana untuk menggunakan dana hasil aksi korporasi ini untuk memberikan insentif kepada karyawannya, juga mengurangi modal yang tercatat di bursa Shenzhen.
Bukan hanya itu, BYD juga telah melakukan pemangkasan harga kendaraan untuk menjaga momentum penjualan. Hal ini dilakukan lantaran semakin banyaknya pesaing termasuk perusahaan teknologi Xiaomi dan Huawei yang memasuki pasar.
Pada rentang 1 November 2023 sampai 30 November 2023 lalu BYD telah memangkas harga untuk produk Frigate 07 plug-in hybrid (PHEV) hingga 18.000 yuan atau US$2.460 setara Rp38,79 juta (kurs jisdor Rp15.771).
Penjualan mobil listrik BYD di pasar Cina juga telah melampaui perusahaan milik Elon Musk, yakni Tesla Inc. yang menjual 82,432 unit mobil listrik di Cina pada bulan November.
BYD juga berambisi untuk menjual 3 juta unit mobil sepanjang 2023. Peningkatan penjualan pun tengah digenjot pada sisa tahun ini guna mencapai target tersebut.
