Toyota Tambah Investasi Rp 127 Triliun untuk Pabrik Baterai

Platform mobil listrik Toyota, E-TNGA. (Toyota)
TOKYO, AVOLTA – Toyota Motor Corp (TMS) kembali mengucurkan investasi untuk memperkuat rencananya dalam sektor elektrifikasi. Kali ini jenama otomotif asal Jepang ini menambah Rp 127 triliun untuk mengembangkan pabrik baterai di Amerika Serikat (AS).
Melansir laman Reuters, Senin (6/11/2023) Toyota global menambah investasi guna mempercepat proses elektrifikasi pada jajaran produknya. Selain itu, akan menambah sekitar 3.000 lapangan pekerjaan pada fasilitas tersebut.
Bukan hanya itu, Toyota juga berencana menghadirkan opsi elektrifikasi untuk seluruh jajaran produknya pada 2025. Langkah terbaru dalam pengembangan pabrik baterai ini akan membuat total investasi menjadi US$13,9 miliar atau setara Rp 220,96 miliar dengan lebih dari 5.000.lapangan kerja.
Nantinya, pabrik di North Carolina tersebut akan mulai beroperasi pada 2025 dan menjadi pabrik baterai otomotif pertama dari Toyota yang dibangun secara global.
Pabrik ini akan memiliki enam jalur produksi baterai, empat jalur pendukung kendaraan hybrid seperti Prius, dan dua jalur tambahan untuk mendukung kendaraan listrik murni.
Berbeda dengan merek lainnya, Toyota sebelumnya lebih memilih jenis hybrid dan mobil berbahan bakar hidrogen ketimbang memasarkan produk battery electric vehicle (BEV).
