Subsidi Diklaim Tumbuhkan Penjualan Mobil Listrik

JAKARTA, AVOLTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengklaim program bantuan pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) kendaraan roda dua dan kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kendaraan roda empat memberikan dampak positif terhadap penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV).

Direktur Industri Logam Kemenperin Liliek Widodo menjelaskan, bahwa program PPN DTP roda empat terbukti memberikan dampak positif terhadap penjualan kendaraan BEV. Berdasarkan data, penjualan kuartal 2 sejumlah 4.628 meningkat sebesar 176 % dibandingkan kuartal pertama sebelum insentif.

Begitu pula penjualan kuartal 3 sebesar 4,257 unit meningkat sebesar 154 % jika dibandingkan dengan kuartal pertama sebelum insentif.

Menurut dia, untuk mendorong percepatan mobil listrik, pemerintah telah menerbitkan dua program terbaru, yaitu bantuan untuk pembelian kendaraan roda dua KBLBB senilai Rp 7 juta dan program PPN ditanggung pemerintah roda empat atau lebih sebesar 10 % pemotongan pajak.

“Program bantuan KBLBB roda dua telah disalurkan sebesar 12.350 unit. Penjualan ini meningkat sebesar 9.900 unit atau 41,3 % sejak diberlakukan Permenperin No.21/2023 tentang Perubahan Persyaratan pada program tadi,” ujar Liliek di Jakarta belum lama ini.

Kemenperin mencatat saat ini perusahaan kendaraan listrik yang ada di Indonesia berjumlah 5 perusahaan untuk bus listrik berkapasitas 2.480 unit per tahun, sebanyak 4 perusahaan mobil listrik berkapasitas 37.000 unit per tahun, dan sebanyak 53 perusahaan motor listrik roda dua dan tiga berkapasitas 1.451 juta unit per tahun.

“Kami berupaya mendorong dan meningkatkan pemakaian kendaraan listrik berbasis baterai di dalam negeri. Investasi untuk KBLBB juga terus dipercepat sehingga akan tumbuh industri baterai listrik dalam negeri yang akan memanfaatkan sumber daya alam nikel besar dengan berbagai produk mineral lainnya. Hal ini untuk mendapatkan nilai tambah yang memadai dan optimal untuk kesejahteraan masyarakat dan negara,” tutur Liliek.

CATEGORIES
TAGS