Stellantis Ajak CATL Bikin Pabrik Baterai Murah

Ilustrasi, produk Stellantis – dok.Autocar
PARIS, AVOLTA – Stellantis berencana membangun pabrik baterai kendaraan listrik (EV) dengan CATL di Eropa, pabrik keempatnya di kawasan tersebut. Rencana ini, seiring dengan langkah produsen asal Benua Biru ini berupaya untuk membuat baterai lebih murah dan EV lebih terjangkau.
Disitat dari Reuters, Stellantis dan CATL telah mengumumkan perjanjian awal untuk pasokan sel dan modul baterai lithium iron phosphate (LFP), dan kedua perusahaan juga tengah mempertimbangkan untuk mendirikan usaha patungan 50-50 di Eropa.
“MoU dengan CATL mengenai bahan kimia baterai LFP merupakan elemen penting dalam strategi jangka panjang kami untuk memastikan keberlanjutan mobilitas bagi kelas menengah Eropa,” ujar CEO Stellantis, Carlos Tavares.
Sementara itu, rencana usaha patungan dengan CATL juga ditujukan bagi Stellantis untuk membangun gigafatory baru di Eropa untuk membuat baterai LFP. Hal tersebut, ditegaskan oleh Maxime Picat, Kepala Pembelian dan Rantai Pasokan Global Stellantis.
Baterai LFP sendiri memang lebih murah untuk diproduksi, tetapi kurang bertenaga dibandingkan dengan baterai nikel mangan kobalt (NMC), yang merupakan teknologi utama lainnya saat ini.
Picat juga mengatakan, kesepakatan dengan CATL akan melengkapi strategi elektrifikasi Stellantis Group, dengan baterai LFP membantu memangkas biaya produksi di Eropa, sekaligus mempertahankan produksi baterai NMC untuk model yang lebih mahal.
