Penjualan Mobil Listrik Indonesia Melejit 99,1%

JAKARTA, AVOLTA – Penjualan mobil listrik di Indonesia mengalami pertumbuhan  signifikan. Berdasarkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales (pabrik ke diler) mobil bertenaga baterai di Tanah Air periode Januari-Oktober 2023, naik 99,1%.

Secara jumlah, penjualan roda empat listrik selama 10 bulan tahun ini mencapai 11.891 unit, dibanding 5.958 unit pada periode yang sama 2022.

Sebelumnya, Gaikindo berharap penjualan mobil listrik mampu tembus dua kali lipat, dari pencapaian tahun lalu. Januari hingga Desember 2022, tercatat penjualan mobil listrik di Tanah Air mencapai 10.327 unit.

Sementara itu, Dian Asmahani, Brand and Marketing Director Wuling Motors berpendapat jika penyerapan pasar mobil listrik mengalami peningkatan setiap tahunnya, seiring dengan adanya produk baru.

Wuling Air EV Lite. (IST)

“Kan ada pemain lain juga, namun untuk Wuling sendiri dibandingkan tahun lalu, tahun ini cukup bagus, seandainya masukin BinguoEV tahun ini tentu akan ada penambahan volume,” jelas Dian.

Dian melanjutkan, realisasi penjualan mobil listrik tampaknya tidak akan tumbuh dua kali lipat. Asumsinya, pada sisa dua bulan terakhir bila wholesales bisa tembus minimal 1.700 unit, dengan total market tahun ini sekitar 15 ribuan unit.

Bicara model, 10 besar penjualan mobil listrik masih dikuasai Hyundai Ioniq 5 dengan total wholesales sebanyak 5.827 unit. Kemudian, Wuling Air ev berada di posisi kedua dengan penjualan sebanyak 4.007 unit.

Peringkat ketiga ada Toyota bZ4X yang penjualannya mencapai 474 unit, BMW iX 430 unit, Hyundai Ioniq 6 238 unit, Lexus RZ45oe 166 unit, Mini EV 109 unit, DFSK Gelora E 102 unit, BMW i7 90 unit, dan MG 4 EV 81 unit.

CATEGORIES
TAGS