Penjualan Mobil Hingga Oktober 2023 Kempis 1,8%

Jejeran Unit Produksi Daihatsu bermerek Toyota di Fasilitas Vehicle Logistic Center, Sunter siap ekspor ke mancanegara. (ADM)
JAKARTA, AVOLTA – Penjualan mobil di Indonesia hingga Oktober 2023, mengalami penurunan 1,8%. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan roda empat secara wholesales atau pabrik ke diler dari Januari hingga Oktober tahun ini, mencapai 863.049 unit dibandingkan pada periode yang sama sebanyak 851.411 unit.
Sedangkan penjualan pada Oktober 2023 saja, mencapai 80.271 unit atau naik tipis 0,4% dibandingkan September 2023, yang mencapai 79.919 unit.
Sementara itu, penjualan secara retail atau dari diler ke konsumen, pada periode Januari hingga Oktober 2023 tercatat sebanyak 825.691 unit atau naik tipis 0,4% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 822.017 unit.
Dilihat dari penjualan per bulan, retail Oktober 2023 mencapai 79.451 unit atau turun 1,9% dibandingkan September 2023 sebanyak 80.794 unit.
Dijelaskan Ketua 1 Gaikindo, Jongkie D Sugiarto, penurunan penjualan secara wholesales kemungkinan besar disebabkan oleh pertumbuhan perekonomian Indonesia yang melambat.
“Kemungkian karena pertumbuhan ekonomi agak lambat, harga komoditas juga turun, suku bunga leasing atau kredit naik, dan lain-lain,” ungkap Jongkie, seperti dilansir Bisnis.com, ditulis Kamis (9/11/2023).
Meskipun begitu, Jongkie menyebut Gaikindo masih optimistis target penjualan sebesar 1,05 juta unit hingga akhir 2023, masih bisa tercapai.
“Kami harapkan 1.050.000 unit masih bisa tercapai. Kami masih melakukan pameran di luar Jakarta, dan diharpkan dapat meningkatkan angka penjualan di daerah,” tukasnya.
