Bos Toyota Mundur Jadi Ketum JAMA, Penggantinya dari Isuzu

TOKYO, AVOLTA – Chairman Toyota, Akio Toyoda mundur dari asosiasi industri kendaraan Jepang atau Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA). Bos dari raksasa otomotif Negeri Sakura ini, telah menjabat sebagai Ketua Umum JAMA selama tiga periode berbeda, yaitu 2012, 2018, dan juga 2022.
JAMA sendiri merupakan asosiasi kendaraan di Jepang, yang menanungi 14 produsen mobil dan 5,5 juta karyawan.
Selama memimpin JAMA, Toyoda dikenal sebagai sosok yang pernuh pertimbangan terkait isu peralihan kendaraan elektrifikasi. Bahkan, sama seperti di Toyota, pria berumum 67 tahun ini memilih pendekatan multi-pathway untuk menyongsong masa depan roda empat yang rendah emisi.
Berbagai kritik terkait sikapnya dalam menghadapi peralihan elektrifikasi ini, tak menyurutkan langkah Toyoda untuk memegang teguh pendiriannya. Bahkan, ia juga membela lambatnya adopsi mobil listrik di kalangan produsen mobil Jepang, dibanding pesaingnya dengan mengupayakan jalur alternatif menuju netralitas karbon.
Sementara itu, terkait pengganti Toyoda di JAMA, terpilihlah Masanori Katayama yang merupakan Chairman Isuzu Motors. Katayama, akan efektif memimpin JAMA pada 1 Januari 2024.
Disitat dari laporan Automotive News, terpilihnya Masanori Katayama menjadi yang pertama kali pimpinan pabrikan truk diangkat sebagai Ketua Umum JAMA. Bahkan, ia mendapat dukungan dari
ini merupakan kali pertama pimpinan merek truk diangkat sebagai Ketua Umum (Ketum) JAMA. Katayama mendapat dukungan dari CEO Nissan Makoto Uchida, CEO Honda Toshihiro Mibe, CEO Toyota Toyota saat ini, yaitu Koji Sato, serta tokoh-tokoh terkemuka lain di sektor bus, truk, dan sepeda motor.
