VinFast Investasi Rp 6,25 Triliun di Indonesia dan India

VinFast VF8 (Reuters)
JAKARTA, AVOLTA – VinFast diperkirakan bakal mengucurkan dana untuk investasi sekitar US$400 juta atau setara dengan Rp 6,25 triliun untuk memproduksi kendaraan dengan skema completely knocked down (CKD) di Indonesia dan India.
Mengutip Nikkei Asia, Senin (9/10/2023), dalam dokumen pengajuan sekuritas disebutkan VinFast telah mengoptimalkan rencana belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk manufaktur yang akan menghemat sekitar US$400 juta.
Dana ini pun nantinya akan dibagi secara merata untuk membangun tahap pertama dari dua pabrik baru. Salah satunya adalah untuk pembangunan pabrik CKD di Indonesia, dan disusul untuk pembangunan pabrik di India.
“Penghematan ini diharapkan dapat digunakan untuk membangun pabrik CKD di Indonesia, negara dengan populasi terpadat di Asia Tenggara, dan India, pasar mobil terbesar ketiga di dunia,” ungkap perusahaan asal Vietnam itu.
VinFast kemungkinan akan mengirimkan unit mobil dengan keadaan komponen lengkap, tetapi belum dirakit dari Hai Phong, Vietnam. Produk CKD ini nantinya baru akan dirakit di Indonesia dan India dengan target kapasitas produksi hingga 50.000 unit mobil listrik per tahunnya untuk setiap pabrik.
Produksi melalui pabrik tersebut pun akan dimulai pada 2026 mendatang. Pada Mei 2023, VinFast menyebut pabrik-pabrik tersebut akan menjual kendaraan listrik di seluruh pasar Asia Tenggara, serta Eropa dan Kanada.
