Otomotif Pusing Penjulan Mobil Listrik Lesu

JAKARTA, AVOLTA – Produsen otomotif kini berlomba-lomba untuk masuk ke pasar kendaraan listrik. Investasi besar-besaran juga dilakukan para pabrikan dunia, meskipun penjualan mobil ramah lingkungan tak sesuai apa yang diharapkan.
Lesunya penjualan mobil listrik ini, telah berdampak kepada beberapa produsen, seperti General Motors (GM), Mercedes-Benz, dan Tesla.
Dikutip dari Autoblog, lesunya penjualan mobil listrik ini membuat banyak produsen tujuh keliling. Pihak pabrikan khawatir, bisnis mobil listrik justru tidak memiliki masa depan.
“Saat kita melangkah jauh untuk transformasi ke mobil listrik, ternyata kini ada banyak kendala,” kata CEO General Motors (GM) Mary Barra.
Sebelumnya, Mary Barra termasuk sosok yang sangat optimistis terhadap masa depan mobil listrik. Hal itu ditunjukkan dengan investasi hingga USD27 miliar atau setara Rp378 triliun. Dari investasi itu GM telah memiliki banyak mobil listrik.
Masalahnya, dengan penjualan mobil listrik yang melemah, pastinya akan berdampak terhadap produksi yang berkurang, karena permintaan yang tak banyak.
Kondisi tersebut, juga membuat GM membatalkan produksi 100 ribu unit mobil listrik pada semester keuda tahun ini. Pasalnya pihak produsen tidak ingin model ramah lingkungan yang dibuat, hanya berada di diler dan tidak dikirimkan ke konsumen.
