Jepang Mulai Tes Jalanan yang Bisa Ngecas Mobil Listrik

JAKARTA, AVOLTA – Pemerintah Jepang mulai menjalankan strategi untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai alias battery electric vehicle (BEV). Salah satu cara, yaitu melakukan ujicoba jalan yang dilengkapi dengan sistem pengecasan wireless.

Melansir laman Nikkei Asia, Jumat (20/10/2023) eksperimen tersebut dilakukan di Kashiwa, Chiba, kota dekat Tokyo, yang merupakan hasil kolaborasi University of Tokyo, Chiba University, produsen ban Bridgestone, produsen komponen NSK dan Denso, serta grup real estat Mitsui Fudosan.

Kota Kashiwa itu ingin memiliki bus listrik antar-jemput otomatis yang bisa dicas di jalan raya pada 2030, di mana tahun itu juga dipercaya populasi kendaraan listrik semakin banyak.

“Kami mempromosikan pengembangan kota pintar di Kashiwanoha melalui kolaborasi publik-swasta-akademis,” tutur Wali Kota Kashiwa Kasumi Ota.

Menurut Ota, jalanan dengan teknologi pengecasan baterai bisa menjadi solusi bagi kelangkaan stasiun pengisian baterai umum. Selain itu perangkat ini juga dapat mengurangi kekhawatiran bakal kehabisan total energi baterai selama perjalanan.

Permukaan jalan di area dekat lampu merah telah dilengkapi koil pengecasan, saat area ini dilintasi kendaraan listrik yang melambat maka daya pengisian baterai bisa tersalurkan.

Berada di atas koil selama 10 detik dikatakan dapat mengecas baterai untuk kebutuhan 1 kilometer. Buat melakukan ini kendaraan listrik juga mesti dilengkapi perangkat di kolong mobil.

CATEGORIES
TAGS