Hyundai Klaim Paling Serius Kembangkan Ekosistem EV Indonesia

Hyundai Ioniq 5 di DPR RI (dpr.go.id)

JAKARTA, AVOLTA – Hyundai Motors Indonesia (HMID) tidak hanya menjual mobil listrik saja di Tanah Air. Pabrikan asal Korea Selatan ini, juga mengklaim turut andil dalam pengembangan ekosistem kendaraan ramah lingkungan.

Terkait pengembangan ekosistem, tidak hanya soal fasilitas pengisian baterai saja tapi juga terkait produksi mobil listrik, dan menyiapkan baterai lokal.

“Hyundai mungkin bukan pionir ya, tapi Hyundai yang paling serius dalam handle electric car di Indonesia,” ujar Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMI, di Jakarta, disitat dari CNN Indonesia, Selasa (3/1/2023).

Lanjut pria yang kini akrab disapa Frans ini, alasan pertama Hyundai menjadi yang paling serius, karena membangun pengecesan mobil listrik. Hal ini, dijelaskan sebagai inisiatif perusahaan buat mengatasi salah satu permasalahan kendaraan listrik.

“Karena konsumen juga bingung kan, kalau ada produknya enggak bisa ngecas. Dulu kecemasannya seperti itu. Produsen juga takut ngasih produk, tapi ngecas-nya di mana,” ucap Frans.

Sementara itu, Hyundai sebagai pemain baru di Indonesia, juga ingin memiliki pilar kokoh untuk kendaraan listrik dengan terus membangun infrastruktur.

Sementara itu, selain yang sudah disebutkan, pabrikan Negeri Ginseng ini juga sudah banyak mengeluarkan investasi sekitar US$ 3 miliar di Indonesia. Sebesar US$1,5 miliar dari itu sudah digunakan untuk membangun pabrik mobil di Cikarang.

“Jadi pada 2023 ini Hyundai bekerja sama dengan LG Solution Mobility berencana punya yang namanya pabrik baterai. Investasinya tidak tanggung-tanggung karena dari investasi US$1,5 miliar untuk manufaktur di Cikarang, ditambah lagi US$1,1 miliar untuk pabrik baterai ini,” tukas Frans.

CATEGORIES
TAGS