Pemerintah Jepang Mulai Genjot Fast Charging

Swedia Kembangkan Pengisian Baterai Mobil Listrik di Jalan Raya (Carscoops)
JAKARTA, AVOLTA – Pemerintah Jepang mulai membangun ekosistem mobil listrik agar populasi kendaraan berbasis baterai bisa lebih masif di jalan. Salah satu langkahnya, yaitu menggunakan casan atau charging station kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dengan kapasitas lebih cepat di jalan raya demi mendorong persebaran ekosistem EV.
Mengutip laman Nikkei Asia, Selasa (8/8/2023), Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang akan menetapkan standar fast charging hingga setidaknya 90 kilowatt pada 2030 untuk kendaraan listrik berbasis baterai, dan juga plug-in hybrid.
Sementara itu, pemerintah Jepang juga berencana menerapkan fast charging dengan kapasitas sekitar 150 kilowatt untuk jalur lalu lintas tinggi di daerah dan tempat-tempat lainnya yang memiliki permintaan tinggi.
Berdasarkan laporan dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang menyebut rata-rata charging station yang ada memiliki kapasitas sekitar 40 kilowatt dengan rata-rata waktu pengisian daya mencapai 30 menit.
Pemerintah Jepang pun akan segera menyusun draf pedoman untuk mempersiapkan fast charging seiring adanya rencana untuk menggencarkan penjualan untuk kendaraan listrik murni maupun kendaraan listrik lainnya pada 2035.
