Ioniq 6 Belum CKD, Hyundai Fokus Jualan Ioniq 5

Hyundai Ioniq 6 Hanya Punya 1 Varian Rp 1,197 Miliar (ist)
JAKARTA, AVOLTA – Hyundai Ioniq 6 resmi diluncurkan di Indonesia, dengan banderol Rp 1,197 miliar on the road (OTR) Jakarta. Mobil listrik terbaru dari pabrikan Korea Selatan ini, datang dengan status CBU alias completely-built up dari Jepang, bukan dirakit secara lokal seperti Ioniq 5.
Dijelaskan Astrid A Wijana, Head of Marketing Hyundai Motors Indonesia (HMID) masih banyak pertimbangan jika harus memaksa rakit lokal Ioniq 6. Pasalnya, saat ini jenama Negeri Ginseng ini masih harus memenuhi inden Ioniq 5 agar unitnya cepat tiba ke konsumen.
“Tentunya untuk langsung produksi lokal tidak mudah ya. Kami punya PR memastikan suplai Ioniq 5 bisa mencapai ke konsumen secepat mungkin, makanya saat ini Ioniq 5 dulu,” ujar Astrid, di BSD, Tangerang.
Dengan meluncurkan ioniq 6 di Indonesia, Hyundai tengah mencari peluang untuk memenuhi keinginan konsumen terkait pilihan mobil listrik. Dengan adanya model baru ini, Hyundai tetap menawarkan mobil listrik lain selain Ioniq 5, setelah Ioniq dan Kona EV sudah tak dijual lagi.
“Terpenting, kami berusaha untuk memenuhi potensi atau opportunity yang ada,” tukas Astrid.
Sebagai informasi, Hyundai Ioniq 6 Hyundai Ioniq 6 dibekali dengan baterai i 77,4 kWh dan menggunakan dual motor dengan sistem penggerak all-wheel drive, Ioniq 6 mampu menghasilkan daya sebesar 239 kW dan torsi sebesar 605 Nm.
Tenaga maksimal pun memungkinkan Ioniq 6 mampu melaju dari 0–100 km/jam hanya dalam waktu 5,1 detik, dengan kecepatan maksimal dapat mencapai 185 km/jam.menggunakan platform E-GMP yang telah dikembangkan ini, menawarkan sebuah kenyamanan yang maksimal di dalam kabin.
Secara dimensi, Hyundai ioniq 6 ini memiliki panjang 4.855 mm, lebar 1.880 mm, dan tinggi 1.495 mm, serta ground clearance 141 mm.
