VW Beli Saham Produsen Mobil Listrik Cina

JAKARTA, AVOLTA – Volkswagen (VW) akan terus mengembangkan bisnis kendaraan listrik, khususnya untuk memenuhi permintaan pasar sejumlah negara. Jenama otomotif asal Jerman ini pun telah membeli saham produsen mobil listrik asal Cina, Xpeng dengan nilai mencapai 700 juta dollar AS.
Tentu saja dengan langkah tersebut VW berkomitmen untuk memperkuat posisinya di pasar Cina dengan cara mengembangkan mobil listrik kelas menengah di pusat teknologi VW yang berlokasi di Cina Timur.
“Untuk mempercepat perluasan portfolio listrik lokal kami, VW dan Xpeng bekerjasama mengembangkan dua model listrik merek VW berukuran sedang untuk diluncurkan di Cina pada tahun 2026 mendatang,” tutur Kepala Regional VW Ralf Brandstaetter.
Brandstaetter menjelaskan, bahwa ekspansi ini dilakukan tidak hanya untuk meningkatkan laba penjualan perusahaan, tapi untuk menjadikan VW sebagai produsen mobil internasional paling sukses di Cina, mengalahkan dominasi produsen lokal, yaitu BYD.
“Sebagai bagian penting dari transformasi elektrifikasi grup, model bahan bakar secara bertahap berkembang kea rah hybrid. Merek Audi dan FAW juga akan semakin memperluas jajaran produk untuk memenuhi permintaan pasar kelas atas di Cina di era baru mobilitas ini,” tutur dia.
Pemilihan Cina ini lanjut Brandstaetter bukan tanpa alasan, melainkan negeri tirai bambu ini sebagai salah satu pasar kendaraan terbesar di dunia. Bahkan, hamper 40 persen penjualan VW berasal dari negara ini.
