Tesla Punya Fitur Mengecas Pakai Tenaga Surya

A Tesla Inc. Model S electric vehicle charges at a Supercharger station in Rubigen, Switzerland, on Thursday, Aug. 16, 2018. Tesla chief executive officer Elon Musk has captivated the financial world by blurting out via Twitter his vision of transforming Tesla into a private company. Photographer: Stefan Wermuth/Bloomberg via Getty Images

JAKARTA, AVOLTA – Tesla Inc terus melakukan inovasi dan mengembangkan teknologi untuk konsumennya di seluruh dunia. Jemana otomotif asal Amerika Serikat (AS) ini kini menghadirkan fitur tambaan mengecas baterai menggunakan tenaga surya.

Melansir laman Tech Crunch, Kamis (20/7/2023), fitur yang awalnya diperkenalkan sejak Mei 2023 dengan nama Drive on Sunshine itu hanya bisa diakses oleh pengguna mobil Tesla dengan tahun produksi 2021 dan setelahnya yang juga dilengkapi sistem Powerwall.

Pengguna Tesla yang memiliki sistem pembangkit listrik tenaga surya dan alat penyimpanan energi dari Tesla, yaitu Powerwall, dapat mengaktifkan fitur Charge on Solar melalui ponsel dengan aplikasi Tesla. Melalui fitur Charge on Solar yang diaktifkan via ponsel, pengguna dapat mengatur batas pengisian sesuai dengan kebutuhan.

Perlu diketahui, para produsen mobil telah mengembangkan mobil bertenaga surya sejak tahun 1950-an. Dimulai dengan General Motors yang membuat Sunmobile, model modifikasi dari Corvette yang dikabarkan mampu menangkap energi surya untuk bergerak di panggung saat Chicago Auto Show.

Sejak saat itu pabrikan mobil lain seperti Lightyear, Fisker, Karma, Toyota, bahkan Tesla mulai mengembangkan mobil bertenaga surya. Namun, mobil dengan atap yang dilengkapi panel surya itu tidak diproduksi dalam jumlah besar.

CATEGORIES
TAGS