Stop Perang Diskon 16 Pabrikan Mobil Listrik Cina

Industri Otomotif Cina (Carnewschina)
JAKARTA, AVOLTA – Total 16 produsen kendaraan listrik yang ada di Cina, mulai pabrikan lokal hingga asal Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Eropa sepakat melakukan damai terkait persaingan harga, termasuk perang diskon.
Perdamaian tersebut terjadi setelah pemerintah Cina membujuk semua produsen kendaraan listrik yang melakukan perang diskon untuk menarik minat konsumen, karena dalam beberapa waktu terakhir terjadi perlambatan permintaan di negeri Tirai Bambu itu.
Melansir laman Nikkei, Senin (10/7/2023), pada konferensi internasional yang digelar Kamis (6/7/2023) di Shanghai, 16 perusahaan itu menandatangani dokumen penerimaan untuk mempertahankan tatanan pasar yang adil dalam industri otomotif.
Bahkan, pejabat senior dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Cina menyaksikan penandatanganan tersebut. Dokumen itu terdiri dari empat janji, pertama tidak mengganggu tatanan persaingan yang sehat di pasar dengan harga tidak normal.
Selanjutnya poin kedua tidak menyesatkan konsumen dengan iklan yang berlebihan. Ketiga, menyediakan produk dan layanan berkualitas tinggi dan keempat secara aktif memenuhi tanggung jawab sosial.
Produsen yang ikut dalam perjanjian itu di antaranya, grup otomotif milik negara, SAIC Motor dan FAW Group, Zhejiang Geely Holding Group, Tesla asal AS serta perusahaan lokal BYD, dan Li Auto.
Selain itu mengutip pemberitaan media Cina, industri otomotif lokal butuh peraturan lebih lanjut, termasuk menghindari perang diskon antar merek.
Bahkan, kabarnya sebagian pabrikan otomotif itu sudah memperingati pemasok suku cadang ingin menurunkan harga beli komponen yang kemudian memicu protes dari para pemasok dan meminta pemerintah mengatasi hal ini.
