Pertamina Minta Toyota, Honda, dan Hyundai Bangun Ekosistem Hidrogen

Perakitan tangki hidrogen pada Toyota Mirai, Fuel Cell, di Jepang. (Toyota)

JAKARTA, AVOLTA – Salah satu alternatif kendaraan ramah lingkungan, selain hybrid, plug-in hybrid, ataupun baterai adalah hidrogen. Namun di Indonesia, teknologi ini memang belum terlalu familiar, dan belum ada pabrikan roda empat yang memasarkan produk tersebut.

Melihat hal tersebut, Pertamina mendorong pabrikan di Indonesia untuk mengembangkan ekosistem mobil hidrogen.

“Ini yang sedang kita dorong, bagaimana kita mendorong program hydrogen for mobility. Ini yang akan kita kembangkan bersama-sama dengan OEM-OEM pabrikan besar, sekarang sedang eksplorasi bersama Toyota, Honda, dan juga Hyundai untuk bangun ekosistem hidrogen,” jelas Fadil Rahman, Director of Strategic Planning & Business Development Pertamina New & Renewable Energy, dalam sebuah diskusi yang ditayangkan di kanal Youtube EBTKE ConEX, disitat dari CNN, ditulis Sabtu (22/7/2023).

Sejatinya, dari ketiga pabrikan yang disebutkan Pertamina, sudah memiliki masing-masing model hidrogen, yaitu Toyota dengan Mirai, Honda memiliki Clarity, dan juga Hyundai Nexo.

Mobil hidrogen Toyota (Carscoops)

Fadil melanjutkan, mobil dengan teknologi hidrogen akan didorong bersamaan dengan pengembangan mobil berbasis baterai. Hal tersebut, sesuai dengan tren yang saat ini tengah berkembang di dunia, dengan dua teknologi tersebut berjalan beriringan mendukung satu sama lainnya.

“EV tetap kita dorong, support, kita juga support hidrogen karena dua hal ini adalah berjalan secara bersandingan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina New and Renewable Energy (Pertamina NRE) Dannif Danusaputro mengatakan, hidrogen merupakan salah satu alternatif transportasi dengan energi bersih. Dengan begitu, pengembangan ini dilakukan untuk melihat sejauh mana potensi bisnis hidrogen untuk transportasi.

Sebelumnya, memang Pertamina dan Toyota telah berkolaborasi dalam pengembangan kendaraan berbasis hidrogen. bahkan, mobil yang menggunakan energi bersih hasil kolabs antara dua perusahaan tersebut, telah dipamerkan di gelaran The 11th Indonesia Energi Baru, Terbarukan & Konservasi Energi ConEX (EBTKE ConEX) beberapa waktu lalu.

“Pertamina bersama Toyota akan mengembangkan ekosistem passenger car dengan basis hidrogen,” ungkapnya.

CATEGORIES
TAGS