Mesin Rotary Mazda Diproduksi Lagi Buat MX-30 PHEV

Sosok Mazda MX 30 rencananya bakal dilengkapi mesin rotary sebagai generator listrik. (Mazda)

JAKARTA, AVOLTA – Mazda kembali memproduksi mesin Rotary setelah terakhir dipasang di RX-8 pada 2012. Jantung pacu tersebut kini digunakan pada model MX-30 R-EV plug-in hybrid (PHEV) yang akan diluncurkan untuk pasar Jepang dan Eropa.

Melansir laman insideevs.com, Sabtu (1/7/2023) MX-30 R-EV PHEV ini dibekali dengan mesin Wankel rotor tunggal 830 cc yang dipasangkan dengan motor listrik 168 hp. Jantung pacu ini akan berlaku sebagai generator, jadi ini merupakan mobil yang sepenuhnya merupakan electric driven.

Berkat jantung pacu tersebut, daya jelajah mobil ini bisa mencapai  600 Km sampai kembali diisi bahan bakarnya atau daya baterai. Bobot mesin Rotary terbaru juga diklaim lebih ringan 15 Kg dibanding unit Renesis rotor ganda yang digunakan oleh RX-8.

Tak hanya itu, konfigurasi terkait direct injection dan sistem sirkulasi pembuangan gas juga ditingkatkan lebih jauh dan canggih dibanding model pendahulunya.

Perlu diketahui, mesin Rotary pada dasarnya memiliki prinsip sama seperti jantung pacu konvensional pengguna piston. Hanya saja secara fungsi memiliki empat, yakni intake, kompresi, pembakaran dan pembuangan gas.

Pembedanya adalah cara bergerak di dalam ruang pembakaran dengan berputar menghasilkan efisiensi termodinamis dan rasio kompresi rendah.

Tentunya banyak keuntungan yang diberikan, seperti suara mesin lebih halus dan senyap, lantaran tak banyak komponen internal bergerak layaknya piston biasa.

CATEGORIES
TAGS