Toyota Investasi Rp 31 Triliun Bangun Pabrik Baterai di AS

Strategi Ciamik Toyota untuk Gaet Pembeli Mobil Listrik Pertamanya (Carscoops)

NEW YORK, AVOLTA – Toyota makin serius mengejar ketertinggalannya di industri kendaraan listrik global. Pabrikan asal Jepang ini, kembali menggelontorkan investasi sebesar US$2,1 miliar atau setara Rp 31 triliun untuk menambah infrastruktur baru pabrik baterai di North Carolina, Amerika Serikat.

Presiden dan CEO Toyota Motor Amerika Utara Ted Ogawa mengatakan, penambahan investasi ini sebagai upaya jenama Negeri Sakura ini untuk mengurangi emisi karbon sebanyak dan secepat mungkin.

“Sangat menyenangkan melihat pabrik terbesar kami di AS, Toyota Kentucky dan pabrik terbaru kami, Toyota North Carolona mendorong kami ke masa depan bersama BEV dan produksi baterai untuk jajaran produk kami yang terus berkembang,” ujar Ogawa, dalam keterangan resminya, Jumat (2/6/2023).

Fasilitas perakitan pabrik baterai di Negeri paman Sam ini, akan menjadi hub Toyota untuk mengembangkan dan produksi baterai jenis lithium-ion.

Produksi dijadwalkan akan dimulai pada 2025, dengan enam lini untuk perakitan baterai, empat untuk kendaraan listrik hibrida, serta dua untuk BEV.

Sementara itu, Toyota Amerika juga telah mengumumkan akan produksi mobil listrik murni pertama kali yang dirakit di AS, yaitu sebuah model SUV tiga baris. Seperti diungkapkan oleh Presiden Toyota Motor Manufacturing Kentucy, Susan elkington.

“Toyota Kentucky menetapkan standar untuk pembuatan kendaraan Toyota di AS, dan sekarang kami memimpin muatan dengan BEV,” ucap Susan.

CATEGORIES
TAGS