Penjualan Mobil Listrik Indonesia Melesat 1.186%

Hyundai Ioniq 5 (Ist)
JAKARTA, AVOLTA – Penjualan mobil listrik murni alias Baterry Electric Vehicle (BEV) secara wholesales atau pabrik ke diler dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada Januari hingga Mei 2023, mencapai 4.663 unit. Jumlah tersebut melesat 1.186% dibandingkan periode yang sama sebesar 363 unit.
Namun, meski pertumbuhan sangat tinggi, populasi mobil listrik di Tanah Air masih jauh dari porsi penjualan mobil nasional yang 99% lebih masih berteknologi konvensional.
Jika mengacu target pengembangan kendaraan listrik dalam Permenperin No.6/2022 tentang Spesifikasi, Peta Jalan Pengembangan dan Ketentuan Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Kendaraan Bermotor Berbasis Baterai, produksi mobil listrik yang ditetapkan mencapai 400.000 unit pada 2025. Artinya, realisasi penjualan hingga saat ini memang masih jauh di bawah target kuantitatif yang diinginkan pemerintah.
Sedangkan untuk populasi mobil listrik murni pada tahun ini, masih terbilang minim dengan kontribusi terhadap pasar secara keseluruhan mencapai 1,1%. Terlebih, pemerintah juga telah mengklaim memberikan bantuan insentif, yang memotong 42% dari harga jual.

Promosi Elektrifikasi, Puluhan Mobil Listrik Touring Jakarta-Bali (Wuling)
Klaim tersebut tercantum dalam Kerangka Ekonomi Makro Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2024. Untuk perinciannya, 42% insentif fiskal untuk mobil listrik mencakup bantuan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) setara 13 persen, pajak impor tiga persen, BBNKB dan PKB 18 persen, hingga Pajak Pertambahan Nilai DTP 10 persen.
“Secara total, insentif yang diberikan Indonesia untuk produk mobil listrik mencapai sekitar 42 persen dari harga jual, yang berasal dari insentif PPnBM setara 13 persen dari harga jual, pajak impor sebesar sekitar tiga persen dari harga jual, BBNKB dan PKB sekitar 18 persen dari harga jual serta PPN DTP sebesar 10 persen dari harga jual,” bunyi dokumen KEM PPKF 2024, dikutip dari Bisnis.com, Kamis (15/6/2023).
Sementara itu, masih berdasarkan data Gaikindo, mobil listrik Hyundai Ioniq 5 telah memimpin pasar dengan berhasil menjual 2.673 unit sepanjang Januari-Mei 2023. Kemudian, Wuling Air ev dilego 1.444 unit di urutan selanjutnya, diikuti BMW iX 143 unit, Toyota bZ4X 111 unit, dan Nissan Leaf 45 unit.
