Penjualan Mobil Listrik April 2023 Tumbuh 15,5%

Mercedes-Benz ESQ 450 + mobil listrik punya jarak tempuh 700 Km. (Mercedes-Benz)
JAKARTA, AVOLTA – Penjualan mobil listrik murni alias battery electric vehicle (BEV) mengalami peningkatan pada April 2023. Kenaikan tersebut, setelah subsidi dari pemerintah resmi berlaku 1 April 2023.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan BEV secara wholesales atau dari pabrik ke diler sepanjang April 2023 sebanyak 1.285 unit. Jumlah tesebut, naik 15,5% dibanding Maret 2023, yang hanya sebesar 1.112 unit.
Namun, untuk kontribusi BEV secara keseluruhan terhadap pasar roda empat nasional pada April 2023, terbilang cukup kecil atau hanya sebesar 2,2%.
Dilihat dari model yang tersedia, Hyundai Ioniq 5 masih memimpin penjualan mobil listrik baterai pada April 203, dengan mencatatkan pengiriman 716 unit. Kemudian, disusul oleh Wuling Air ev dengan penjualan sebesar 450 unit, atau naik tipis dibanding maret 2023 sebanyak 421 unit.
Kedua model ramah lingkungan asal Korea Selatan dan Cina ini, menjadi kendaraan yang berhak mendapatkan subsidi berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPNDTP) dari 11 % menjadi hanya 1%.
Kemudian, BMW iX xDrive40 A/T mencatatkan penjualan sebanyak 54 unit pada April 2023, BMW i440 Gran Coupe A/T 15 unit, dan DFSK Gelora E 13 unit.
Posisi selanjutnya, ada Mercedes-Benz EQS 450+ terjual 11 unit, Nissan Leaf 9 unit, KIA EV6 8 unit, Lexus UX300e 2 unit, dan MG ZS EV 1 unit.
Sementara itu, jika melihat data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), jumlah penjualan mobil listrik pada April 2023 naik 44% dibanding Maret 2023. Angka detailnya, adalah 1.345 unit berbanding dengan 928 unit.
