Penjualan BEV di Indonesia Bisa Saja Meroket

JAKARTA, AVOLTA – Tren penjualan mobil listrik murni berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) di Indonesia terus meningkat. Contoh pada kuartal pertama 2023 terjadi peningkatan dari 64 unit tahun lalu menjadi 1.800 unit.
Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada April 2023 tercatat ada 1.285 unit mobil listrik yang didistribusi dan dijual dari pabrik ke diler (wholesales). Angka tersebut, meningkat 15 persen secara bulanan.
Menurut Sekertaris Jenderal Gaikindo Kukuh Kumara, salah satu faktor yang mendukung kenaikan penjualan mobil listrik ini ialah hadirnya program subsidi yang berlaku 1 April 2023.
Melihat kondisi itu, Sekretaris Ditjen industri Logam Mesin Alat Transportasi Kementerian Perindustrian Yan Siarang Tandiele mengatakan, transformasi di sektor transportasi merupakan salah satu cara buat mengejar penurunan emisi. Indonesia sebagai bagian dari komunitas global bertanggung jawab atas hal itu.

Wuling Air EV tampil beda dengan livery Polisi. (Avolta)
Menurut Yan, dunia tengah dalam masa transisi dari energi fosil yang bakal habis ke energi terbarukan. Kendaraan listrik disebut bukan jawaban satu-satunya untuk transisi itu tetapi pengembangannya harus dilakukan.
“Industri otomotif di Indonesia merupakan salah satu prioritas. Produksi mobil dalam negeri sudah melebihi satu juta unit. Tak banyak negara yang bisa melakukannya,” ujar Yan dalam diskusi kendaraan listrik FMB91D_IKP yang disiarkan di Youtube, Senin (29/5/2023).
Yan juga menyebut kalau rasio kepemilikan mobil di Inodnesia masih kecil jika dibandingkan dengan negara-negara di ASEAN. Justru itu ke depan kata dia bisa terus meningkat, khususnya dalam hal penjualan mobil listrik.
“Ini ada suatu peluang yang harusnya kita manfaatkan. Coba bayangkan pasar ini diisi oleh negara lain tentunya kita sangat sedih karena industri otomotif sangat penting, belum lagi kita punya sumber daya alam yang mendukung. Itulah latar belakang dari mobil listrik ini harus kita terus kembangkan,” ungkap Yan.
