Home Cerita Kembangkan BEV, Toyota Galang Dana Lewat Obligasi

Kembangkan BEV, Toyota Galang Dana Lewat Obligasi

JAKARTA, AVOLTA – Toyota Motor Corp (TMC) banyak mendapatkan kritik karena dinilai lambat dalam melakukan pengembangan kendaraan listrik. Jenama otomotif asal Jepang itu pun tidak tinggal diam, karena akan menerbitkan obligasi berkelanjutan senilai US$740,5 juta atau senilai Rp11 triliun.

Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) serta modal investasi untuk komponen mobil listrik. Demikian dilansir Reuters, Senin (29/5/2023).

Executive Vice President TMC Yoichi Miyazaki menjelaskan bahwa, Toyota Global akan berfokus pada pengembangan seri bZ dan peluncuran produk kendaraan listrik baru di negara maju.

Dalam strategi pemasaran kendaraan listrik secara global, Toyota akan memulai dari produksi lokal di Amerika Serikat (AS) dan peluncuran dua model mobil listrik murni (BEV) baru di pasar Cina.

“Di negara maju, bersamaan dengan persiapan mobil listrik murni generasi berikutnya, kami akan fokus pada seri bZ dan dengan kinerja yang disempurnakan lebih lanjut, kami juga akan sangat memperluas jajaran produk mobil listrik,” ungkap Miyazaki.

Lebih detail, Toyota akan memproduksi lokal SUV 3 baris pada 2025 di Amerika Serikat yang akan dilengkapi dengan baterai hasil produksi di North Carolina.

Selain itu, di pasar Asia khususnya Cina, Toyota akan meluncurkan dua model mobil listrik yang dikembangkan secara lokal pada 2024.