Jokowi Pede ASEAN Jadi Pusat Produksi Baterai EV

Presiden Jokowi mencoba menyupir Mitsubishi Mini Cab EV di GIIAS 2021, (17/11/2021). (dok Sekertariat Presiden)
JAKARTA, AVOLTA – Kawasan ASEAN memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam berbagai industri di masa depan, termasuk otomotif. Lebih spesifik lagi mengenai pengembangan kendaraan listrik dan baterai.
Maka dari itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pun yakin karena Kawasan ASEAN memiliki sumber daya alam yang melimpah, sehingga potensinya sangat besar.
“Penduduknya mencapai 650 juta orang dengan pertumbuhan ekonomi yang selalu di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia (5-7 %),” ujar Jokowi dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/5/2023).
Jokowi menjelaskan, banyak barang-barang produksi dihasilkan oleh anggota ASEAN yang bisa bersaing dengan negara lain. Menurut dia, potensi inilah yang ingin disatukan (dalam KTT ASEAN) supaya kawasan ini menjadi sebuah pusat produksi utamanya sesuai potensi yang dimiliki.
“Misalnya, EV (electric vehicle) battery, electric vehicle, dan produk-produk yang memiliki daya saing tinggi dibandingkan negara lain,” ucap Jokowi.
Selain itu, Asia Tenggara harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia alias epicentrum of growth. Sebab sekarang ASEAN sudah bisa mandiri untuk memutar roda perekonomiannya.
