Baru Ada 163 Konversi Motor Listrik, Jauh dari Target

Bengkel Elders Garage salah satu yang punya sertifikasi konversi motor listrik di Indonesia. (NaikMotor.com)

JAKARTA, AVOLTA –  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah menerima 163 permohonan konversi motor listrik, hingga 8 mei 2023. Jumlah tersebut, masih jauh dari target sebesar 50 ribu unit pada tahun ini.

Dijelaskan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, saat ini baru ada satu bengkel yang melayani konversi roda dua berbahan bakar minyak (BBM) menjadi listrik.

“Sekarang kan baru satu bengkel yan g ditunjuk. Itu sudah 163 yang daftar. Iya (masih jauh dari target), tapi kan satu bengkel sudah membuktikan kalau program ini jalan. Nanti akan ada bengkel-bengkel yang punya akses di daerah,” ujar Dadan, disitat dari Tribunnews, Kamis (11/5/2023).

Lanjut Dadan, untuk penunjukan bengkel yang berhak melayani program konversi motor listrik ini, memang diperlukan proses pelengkapan, salah satunya administrasi.

“Bengkelnya baru yang di Cipulir, Jakarta Selatan, yang lain itu kami kan mengelola APBN. Administrasi harus lengkap. Jadi, ini lagi proses pelengkapan. Nanti Kementerian ESDM akan menunjuk bengkelnya,” tegas Dadan.

Sementara itu, Dadan juga mengatakan, akan ada tujuh bengkel lagi yang akan ditunjuk untuk bisa melayani konversi motor listrik. Jadi, total akan ada 8 bengkel, dan ditargetkan dapat melayani sebanyak 35 ribu unit.

“Kami sudah tanya kapasitasnya berapa, terus kami jumlah karena kami ada target 50 ribu, yang delapan ini sudah 35 ribu kapasitasnya. Mudah-mudahan kalau makin luas, mungkin masyarakat juga lihat kalau sekarang saya ada di Semarang kan bengkelnya belum ada mungkin belum daftar, kami akan sosialisasi,” pungkas Dadan.

CATEGORIES
TAGS