ADM Angkat Bicara Soal Skandal Manipulasi Uji Tabrak

JAKARTA, AVOLTA – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) akhirnya angkat bicara soal skandal manipulasi uji tabrak samping. Perusahaan mengklaim bahwa semua produk yang diproduksi dan dijual di Indonesia tidak terlibat sehingga konsumen tidak perlu khawatir.
Direktur Marketing, Planning, & Communication Astra Daihatsu Motor Sri Agung Handayani menjelaskan, bahwa masalah tersebut tidak berdampak pada Daihatsu Indonesia.
“Untuk Daihatsu yang dipasarkan di Indonesia tidak terdampak terhadap masalah ini,” ucap Agung di Jakarta belum lama ini.
Agung memastikan kepada konsumen di Indonesia agar tidak perlu khawatir mengenali kabar skandal yang terjadi di Malaysia dan Thailand. Artinya, pengguna produk Daihatsu di Indonesia tetap bisa menggunakan kendaraannya dengan nyaman.
“Jadi yang paling penting buat konsumen di Indonesia jangan khawatir, semuanya tetap aman tidak terpengaruh masalah di luar sana,” ungkap Agung.
Perlu diketahui, sebelumnya Daihatsu Motor mengaku telah memanipulasi data hasil uji tes keselamatan tabrak samping. Berdasarkan laporan Daihatsu ada sekitar 88.000 unit mobil terdampak akibat skandal manipulasi ini.
Dalam pernyataan di laman resminya, Daihatsu mengatakan kasus ini terungkap dari sebuah laporan mengenai ‘ketidakberesan prosedur’ yang dilaporkan secara internal pada April 2023. Daihatsu kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memastikan hal itu terjadi seperti yang dilaporkan.
“Daihatsu telah mengonfirmasi bahwa dalam tes tabrakan samping kendaraan, lapisan dalam pintu kursi depan dimodifikasi secara tidak benar, dan terdapat pelanggaran prosedur dan metode pengujian tabrakan samping sesuai aturan yang berlaku,” demikian bunyi keterangan resmi Daihatsu.
