Sindir Tesla, BYD Sebut Teknologi Otonom Mustahil

JAKARTA, AVOLTA – BYD merupakan produsen mobil listrik ternama dan terbesar asal Cina. Pabrikan itu pun menyebut bahwa teknologi otonom pada mobil sangat mustahil untuk diterapkan di zaman sekarang maupun masa depan.

Mengutip Arena EV, Kamis (27/4/2023) juru bicara BYD Li Yunfei mengatakan, dari sudut pandang etika, moral, serta keselamatan dan menyarankan bahwa teknologi mengemudi otonom hanyalah proposisi yang salah.

“Kami pikir teknologi swakemudi yang sepenuhnya terpisah dari manusia sangat, sangat jauh, dan pada dasarnya tidak mungkin,” ungkap Li Yunfei.

Bahkan menurut dia, masalah terbesar dari fitur otonom adalah keselamatan pengguna mobil dan dia juga secara khusus berfokus pada rasa tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Yunfei melanjutkan, di Cina mengemudi secara otonom pada umumnya tidak diperbolehkan, hanya beberapa kota yang mengeluarkan izin khusus yang sangat terbatas. Kebanyakan mobil otonom di Cina untuk layanan taksi dan untuk tujuan pengujian.

Otomatis ungkapan BYD ini sekaligus menjadi sindiran bagi para produsen otomotif lain yang sedang mengembangkan teknologi otonom untuk mobil masa depannya. Termasuk di dalamnya Tesla tengah menyiapkan model baru berteknologi otonom.

Perlu diketahui, Tesla merupakan produsen mobil listrik yang sudah menyematkan teknologi otonom. Namun, saat ini tingkatannya masih di Level 2.

Teknologi otonom terdiri dari enam tingkatan. Level 2, teknologi ini menawarkan bantuan menyetir, mengerem, dan mengakselerasi untuk pengemudi.

Akan tetapi, masih tetap membutuhkan intervensi dari pengemudi. Contohnya, fitur Lane Centering dan Adaptive Cruise Control yang bekerja pada saat bersamaan.

CATEGORIES
TAGS