Mercedes-Benz Jagal E-Class Mesin Konvesional

Mercedes-Benz E-Class 2024. (mercedes-Benz)

JAKARTA, AVOLTA – Mercedes-Benz resmi meluncurkan E-Class generasi terbaru untuk pasar Eropa, Amerika, dan Cina, Selasa (25/4/2023). Peluncuran tersebut sekaligus menjadi akhir produksi E-Class bermesin konvesional, sebab ke depan bakal disematkan teknologi elektrifikasi baik hybrid maupun listrik murni.

Mengutip laman Reuters, Kamis (27/4/2023) proses perakitan E-Class berteknologi internal combustion engine (ICE) ini dilakukan di Jerman dan Cina, dan akan mulai dijual pada kuartal III/2023.

Chief Technology Officer Markus Schaefer menjelaskan, bahwa E-Class generasi selanjutnya akan menggunakan platform teknologi baterai dan hybrid terbaru yang tengah dikembangkan perusahaan.

“Membangun baterai secara retrospektif selalu merupakan kompromi. Kami memiliki E-Class serba elektrik, dan itu adalah EQE,” ungkap Schaefer.

Perlu diketahui, sebelumnya jenama otomotif asal Jerman ini menargetkan penjualan baterai-listrik secara eksklusif secara global dimulai pada 2030, dengan syarat jika pasar bias menjanjikan peluang lebih besar.

Sebelumnya juga Mercedes-Benz menginformasikan telah memangkas investasi pengembangan teknologi ICE dan PHEV hingga 80 persen. Dana tersebut sebagian besar kemudian dialihkan untuk pengembangan EV, yang tercatat sebesar Rp 44 miliar untuk periode 2022 hingga 2030.

CATEGORIES
TAGS