Honda dan GS Yuasa Bikin Pabrik Baterai EV

Honda and GS Yuasa Reach Basic Agreement Toward Collaboration for a High-capacity, High-output Lithium-ion Battery
JAKARTA, AVOLTA – Honda Motor Co bekerjasama dengan GS Yuasa untuk membangun pabrik perakitan baterai dan rantai pasok untuk kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) di Jepang. Keduanya mengucurkan dana investasi senilai 400 miliar yen, atau setara US$2,99 miliar.
Melansir laman Nikkei, Sabtu (29/4/2023) dana investasi itu digunakan untuk membangun dan memproduksi sel secara massal untuk kendaraan listrik dan kebutuhan rumah.
Langkah awal, kedua perusahaan akan membangun pabrik baterai lithium-ion domestik dengan target kapasitas 20 GWH atau lebih.
Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI) akan memberikan subsidi sekitar 150 miliar yen untuk membantu upaya perusahaan. Sebab pemerintah Jepang juga berusaha untuk mendukung produksi dalam negeri.
Selain itu, Honda dan GS Yuasa juga berencana untuk berkolaborasi tidak hanya dalam produksi baterai melalui usaha baru ini, tetapi juga dalam penjualan dan operasi bisnis lainnya.
Perlu diketahui, rantai pasokan mobil Jepang saat ini berfokus pada kendaraan bertenaga mesin (ICE). Maka dari itu, ada kekhawatiran transisi ke listrik dapat membahayakan jutaan pekerjaan otomotif, serta teknologi dan kemampuan industri yang dibangun selama bertahun-tahun.
