Ambisi Hyundai Jadi Top 3 Produsen EV Terlaris Dunia

Hyundai Ioniq 7 (Autoexpress)
JAKARTA, AVOLTA – Hyundai Motor Group menjadi salah satu produsen otomotif yang cukup serius menggarap kendaraan elektrifikasi berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) di dunia. Jenama asal Korea Selatan ini ternyata punya target tinggi, yaitu masuk sebagai salah satu pemain EV 3 terbesar di dunia.
Melansir Paultan,org, Kamis (20/4/2023) target tersebut bisa terealisasi di tahun 2023 dengan penjualan mobil listrik gabungan, yaitu Hyundai, Kia, dan Genesis.
Grup Hyundai telah menginvestasikan 24 triliun won Korea atau setara dengan Rp 272 triliun di Hyundai Motor, Kia dan Hyundai MOBIS (Mobility Beyond Integrated Solution). Melalui investasi ini, akan memperluas produksi EV tahunan di Korea Selatan menjadi 1,51 juta unit dan volume global menjadi 3,64 juta unit.
Bahkan pada tahun 2030, perusahaan total akan memiliki jajaran mobiol listrik hingga 31 model di seluruh mereknya, dengan model yang disebutkan adalah SUV tiga baris Kia EV9 yang memulai debutnya tahun ini, sementara Hyundai Ioniq 7 tiba pada 2024.

Hyundai Prophecy Concept terlihat mirip dengan sketsa Ioniq 6. (Hyundai/Motor1)
Sebelumnya, pada Oktober 2022, group ini mengungkapkan bahwa akan mengembangkan dua platform EV baru, dengan arsitektur eM yang didedikasikan untuk kendaraan penumpang ketika diperkenalkan pada 2025.
Sementara platform eS memiliki desain “skateboard” dan akan digunakan secara eksklusif untuk kendaraan yang dibuat khusus atau purpose-built vehicles (PBVs), dan perusahaan juga mengungkapkan Kia akan membangun pabrik baru yang didedikasikan untuk kendaraan tersebut.
Kedua platform akan menggunakan Integrated Modular Architecture (IMA) grup yang menstandarisasi baterai dan motor listrik untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi pengembangan produk.
Berkat teknologi tersebut diklaim akan membantu mengurangi biaya, dengan penggunaan bagian umum yang membuat peningkatan sistem perangkat lunak lebih mudah dijalankan.
