Mercedes-Benz Bikin Pabrik Daur Ulang Baterai EV

JAKARTA, AVOLTA – Menyambut tren elektrifikasi kendaraan secara global, Mercedes-Benz terus melakukan inovasi, mulai produk hingga layana purna jual. Informasi terkini, jenama asal Jerman ini akan membangun pabrik daur ulang baterai mobil listrik (electric vehicle/EV).
Berdasarkan keterangan resmi, Senin (6/3/2023), pabrik tersebut berlokasi di Kuppenheim, Jerman. Fasilitas percontohan ini akan memiliki kapasitas tahunan sebesar 2.500 ton.
Bahan yang dipulihkan akan dimasukkan kembali ke siklus daur ulang untuk menghasilkan lebih dari 50.000 modul baterai untuk model Mercedes Benz baru. Adapun, berdasarkan temuan dari tim peneliti dan pengembangan Mercedes Benz, volume produksi dapat ditingkatkan dalam jangka menengah hingga panjang.
Member of the Board of Management of Mercedes Benz Group AG, Production and Supply Chain Management Jörg Burzer, menjelaskan, bahwa pabrik daur ulang ini sebagai komitmen pihaknya untuk menuju netralitas karbon.
“Kami secara konsisten memperluas keahlian dalam rantai nilai baterai dan mengambil langkah penting dalam strategi kami menuju ‘Electric Only’. Bersama dengan mitra kami dari industri dan sains, kami mendemonstrasikan potensi Baden-Württemberg dan Jerman untuk berinovasi di bidang elektromobilitas berkelanjutan,” ungkap Jörg.
Dalam menjalankan proyek ini Mercedes Benz bekerja sama dengan mitra teknologi Primobius yang merupakan perusahaan patungan grup SMS perusahaan teknik mesin Jerman dan pengembang proyek Australia Neometals).
Bahkan, sebagai bagian dari proyek penelitian ilmiah menyeluruh, seluruh proses daur ulang baterai juga diperhitungkan, dari pengembangan konsep logistik, melalui daur ulang bahan baku berharga yang berkelanjutan, hingga reintegrasi daur ulang ke dalam produksi baterai baru.
