Luhut Mulai Pakai Mobil Listrik Sebagai Kendaraan Dinas

JAKARTA, AVOLTA – Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi atau Kemenko Marves memulai menjalankan program penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan dinas. Langkah tersebut sesuai dengan instruksi presiden (inpres) Nomor 7 Tahun 2022 soal elektrifikasi.
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menurutkan, bahwa saat ini baru ada 13 unit mobil listrik hasil kerja sama antara PT Toyota Astra Motor (TAM) sebanyak tujuh unit dan PT SGMW Motor Indonesia sebanyak enam unit. Mobil listrik dari TAM, yaitu Toyota bZ4X, sementara Wuling memberikan Wuling Air ev.
“Ini merupakan langkah nyata bahwa Pemerintah sangat serius mendorong adopsi kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Luhut dalam keterangan resmi, ditulis Sabtu (4/3/2023).

Luhut menerima mobil listrik Toyota bZ4X dari Bob Azam Direktur TMMIN. (TrenOto)
Luhut menambahkan, pemerintah telah menargetkan pengurangan 41 % jejak karbon pada tahun 2030 dan target zero emission pada tahun 2060. Tentunya dalam mewujudkan hal ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dalam pencapaiannya.
Menurut Luhut, sektor transportasi di Indonesia menyumbang sebesar 47 % dari polusi udara. Bahkan kontribusi polusinya meningkat hingga 70 % untuk wilayah perkotaan.
“Di sisi lain, tingginya konsumsi BBM di sektor transportasi, juga menjadi kendala pemerintah dalam mengalokasikan subsidi,” ucap Luhut.
