Airlangga Minta Pabrikan Kembangkan Mobil Hidrogen

Mobil hidrogen Toyota (Carscoops)
JAKARTA, AVOLTA – Penggunaan kendaraan listrik, baik yang berbasis baterai, hybrid, PHEV dan juga energi terbarukan lainnya seperti fuel cell atau hidrogen terus didorong oleh pemerintah. Terlebih, industri otomotif dunia, juga bergerak menuju teknologi ramah lingkungana tersebut.
Dijelaskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini telah banyak produsen mobil di dunia yang membuat inovasi pada kendaraan, salah satunya menyematkan teknologi fuel cell atau hidrogen.
“Kendaraan bermotor masa depan yang saat ini keberadaannya semakin nyata (fuel cell). Dengan teknologi ini, mobil menjadi ramah lingkungan,” jelas Airlangga, saat ditemui di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Kijang Innova BEV Concept Study Car langsung disambangi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada pembukaan IIMS Hybrid 2022. (TAM)
Sementara itu, sebagai upaya untuk menumbuhkan ekspor, Airlangga mengajak seluruh prinsipal untuk mulai menerapkan Energi Baru Terbarukan, dan teknologi fuell cell.
“Dengan begitu, sehingga menjadikan Indonesia sebagai basis produksi kendaraan dengan teknologi dan model terbaru,” tegas Airlangga.
Jika melihat performa ekspor mobil dari Indonesia, untuk 2022, jumlah pengiriman roda empat yang diproduksi di Tanah Air mengalami peningkatan signifikan, sebesar 473.602 unit secara completely built-up (CBU).
“Jika ditambahkan dengan CKD, total ekspor mobil di Indonesia menjadi sekitar 600 ribu unit atau tumbuh sekitar 60,76 persen year on year,” pungkasnya.
Tren positif pengiriman mobil asal Indonesia berlanjut hingga awal 2023 atau Januari sebesar 38.500 unit.
