Toyota Bicara Peluang Agya Baru Jadi Mobil Hybrid

Toyota Bicara Peluang Mobil LCGC Dialiri Listrik atau Hybrid (TAM)
JAKARTA, AVOLTA – PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan all new Agya. Mobil yang masuk di kelas low cost green car (LCGC) ini tampil dengan ubahan yang cukup signifikan, baik dari segi eksterior, interior, dan juga penggunaan platform baru Daihatsu New Global Architecture (DNGA).
Namun dengan segala ubahan Agya baru, dan perkembangan teknologi elektrifikasi yang berkembang saat ini, apakah ada kemungkinan produk LCGC tersebut hadir dengan versi listrik atau hybrid?
Henry Tanoto, Vice President Director PT TAM mengatakan, pihaknya memang mengarah ke kendaraan elektrifikasi, baik hybrid maupun battery electric vehicle (BEV). Dengan begitu, segala kemungkinan, termasuk menghadirkan Agya versi elektrifikasi bisa terjadi di Indonesia.
“Tapi kan harus lihat banyak faktor yang harus kita pertimbangkan, kebutuhan masyarakat, dan lain-lain,” ujar Henry saat ditemui di sela-sela peluncuran all new Agya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Henry kembali melanjutkan, saat Toyota memperkenalkan produk baru, pastinya akan memperhatikan kebutuhan masyarakat, dan lainnya. Begitu juga dengan versi listrik dari LCGC ini, yang memang harus mengikuti regulasi terkait peraturan mobil murah tersebut.
Salah satu regulasi yang mengatur soal LCGC adalah Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 36 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor roda Empat Emisi Karbon Rendah.
Dalam beleid tersebut, ada syarat yang ahrus dipenuhi untuk mobil LCGC, seperti kapasitas isi silinder, harga tertinggi, hingga Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Hal tersebutlah yang harus menjadi acuan sebelum meluncurkan LCGC seperti Agya versi listrik.
“LCGC ini memang ada beberapa regulasi lah ya, salah satunya tentang price, local content, dan lain-lain. Jadi perlu ada tahapan-tahapan untuk EV ke sana,” paparnya.
