Tesla Mulai Perluas Jaringan Supercharger untuk Merek Lain

A Tesla Inc. Model S electric vehicle charges at a Supercharger station in Rubigen, Switzerland, on Thursday, Aug. 16, 2018. Tesla chief executive officer Elon Musk has captivated the financial world by blurting out via Twitter his vision of transforming Tesla into a private company. Photographer: Stefan Wermuth/Bloomberg via Getty Images

SYDNEY, AVOLTA – Satu per satu, stasiun Supercharger Tesla untuk mobil listrik merek lain dibuka. Perusahaan asal Amerika Serikat ini, mulai proses menghadirkan stasiun pengisian daya super cepat ini di Eropa, dan saat ini yang pertama dibuka di Australia.

Disitat dari Arena EV, Eropa memang telah lebih dulu, dengan ratusan lokasi yang sudah terbangun. Rencana dari pabrikan mobil listrik milik Elon Musk ini, akan melakukan hal yang sama di Amerika Serikat dan Kanada, namun peluncurannya ditunda dan tida ada informasi kapan akan dimulai.

Sistem pengisian baterai untuk Supercharger Tesla, adalah CCS, khususnya CCS2 yang banyak digunakan di seluruh dunia. Namun, AS, Kanada, dan Cina memilih sistem lain, dan sejatinya itu bukan masalah karena telah bocor konektor CCS untuk Amerika Utara yang diharapkan peluncurannya akan segera dimulai.

Sementara itu, lokasi pertama Supercharger Tesla untuk mobil listrik merek lain di Australia terletak di Canberra, Melbourne, dan Sydney.

Ada empat tempat, di Narooma dengan daya 130 kW, dan empat lain di Dubbo, enam di Bathurst, enam di Hollydene, dan empat di Tamworth.

Selain itu, terdapat juga pengisi daya dinding 22 kW yang tersedia untuk mobil listrik milik lain di bandara Sydney dan lokasi lain.

Tesla dengan jelas telah memilih lokasi yang kurang sibuk untuk memulai program percontohannya, dan itu sangat masuk akal. Meskipun idenya brilian untuk memberikan fasilitas Supercharger di luar merek Tesla, konsumen mobil listrik asal Negeri Paman Sam ini justru khawatir.

Para pemilik ini memiliki perjalanan yang cukup mudah hingga saat ini, dan dengan Supercharger hampir selalu tersedia tanpa perlu menunggu. Ini akan berubah dan tidak semua orang senang dengan hal tersebut.

Di Eropa, program ini telah dimulai tanpa masalah besar meski terdapat beberapa lokasi yang menghadapi waktu tunggu yang lama pada awalnya. Namun, masalah itu tampaknya telah diselesaikan saat ini.

Tesla memahami bahwa transisi yang sukses ke mobil listrik bergantung pada jaringan pengisian daya yang andal, dan memfokuskan upaya di infrastruktur Supercharger jauh sebelum mendorong kapasitas produksi mobil secara penuh.

CATEGORIES
TAGS