Separuh Napas Mobil Listrik Tesla Datang dari Cina

JAKARTA, AVOLTA – Tesla Inc merupakan produsen mobil listrik terkemuka asal Amerika Serikat (AS). Fasilitas perakitan sudah tersebar di beberapa negara seperti AS, Cina, dan Jerman, bahkan ke depan bakal diperluas ke negara lain di dunia.

Mengutip lama Insidevs.com, Selasa (10/1/2023), sepanjang 2022 Tesla berhasil membuat rekor penjualan, yaitu  1.369.611 unit. Menariknya,  basis produksi terbesar perusahaan mobil milik Tesla bukan berada di negara asalnya, yaitu AS.

Fasilitas perakitan mobil listrik Tesla yang ada di Cina ternyata berkontribusi terbesar dalam produksi mobil listrik. Mengacu pada data yang dirilis Asosiai Mobil Penumpang Cina (China Passenger Car Association/CPCA), produksi Tesla dari Gigafactory Shanghai mencapai 710.865 unit pada 2022.

Merujuk pada data tersebut, artinya artinya 54,1 persen berasal dari pabrik Cina.

Gigafactory ketiga Tesla itu, melakukan produksi pada Desember 2019 dan telah mempekerjakan 2.000. Tidak hanya kapasitas produksi yang luar biasa, pabrik Tesla di Cina itu memiliki reputasi untuk kualitas bangunan serta produk yang luar biasa.

Selain itu, Tesla juga telah membuka dua gigafactory lainnya pada tahun 2022 di Giga Texas dan Giga Berlin. Keduanya masih dalam tahap awal namun kemajuan sedang dibangun, terutama di Giga Berlin di mana 3.000 mobil per minggu saat ini sedang dibangun.

Perlu diketahui, penjualan Tesla selama 2022 disumbangkan oleh sedan entry level Model 3 level dan crossover Model Y dengan jumlah 1.247.146 unit, sedangkan sedan kelas atas Model S dan SUV Tesla Model X berjumlah 17.147 unit.

Bahkan, Tesla juga telah memproduksi kendaraan pada tahun lalu sebanyak 1.369.611 unit dengan rincian Model 3 dan Model Y 1.298.434 unit dan Model X dan Model S berjumlah 71.177 unit.

CATEGORIES
TAGS