Toyota Prediksi Penjualan EV Indonesia 2023 Bakal Melejit

Toyota bZ4X, mobil listrik murni pertama Toyota di Indonesia.

JAKARTA, AVOLTA – Penjualan kendaraan listrik di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Bahkan, PT Toyota Astra Motor (TAM), sebagai salah satu pemain besar di pasar mobil ramah lingkungan meyakini tren positif tersebut akan berlanjut hingga tahun depan.

Henry Tanoto, Wakil Presiden PT TAM mengatakan, potensi kenaikan penjualan kendaraan listrik pada 2023 sudah bisa dilihat dari pangsa pasar yang meningkat pada tahun ini (2022) dibandingkan 2021.

“Tahun lalu market share elektrifikasi itu hanya 0,4%, dan tahun ini sudah 1,6% sekian dari total market. bahkan, di atas sedan,” uajr Henry Tanoto, di sela-sela acara Toyota Media Gathering, di bilangan Senayan, Jakarta Pusat.

Sementara itu, berbicara prediksi pangsa pasar untuk kendaraan listrik di Indonesia, Henry mengakatan akan tumbuh hingga 5%.

Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid lagi dites di pabrik TMMIN, Karawang, Jabar. (TMMIN)

“Mungkin angkanya bisa mendekati ke arah sana. Kalau kita bicara tiga bulan terakhir, angkanya sudah lebih tinggi dari 1,6 persen kan. Jadi, semoga bisa berlanjut ke sana, dan harapannya bisa ke arah 5% pada tahun depan,” tambahnya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil listrik dari Januari hingga Oktober mencapai 6.000 unit.

Sebelumnya, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi menjelaskan, industri mobil listrik Tanah Air pada 2022 melonjak drastis dibandingkan 2021 yang hanya mencatatkan angka penjualan kurang dari 1.000 unit.

“2022 ini mengalami booming (penjualan mobil listrik. Jadi, pada tahun lalu di bawah 1.000 unit. Tahun ini, hingga Oktober 2022 sudah 6.000 unit, cukup tinggi,” ujar Nangoi di sela-sela acara Indeks Kepercayaan Industri.

Dari angka penjualan sebanyak 6.000 unit ini, diperoleh dari segmen mobil listrik murni alias berbasis baterai. “Itu untuk mobil listriknya saja, pure listrik. Belum kita hitung dengan mobil jenis hybrid atau yang lainnya,” pungkas Nangoi.

 

 

CATEGORIES
TAGS