Tesla Stop Sementara Produksi Model Y di Shanghai

JAKARTA, AVOLTA – Tesla Inc kembali menghentikan produksi mobil listrik di pabrik Shanghai, Cina, akhir 2022 ini. Langkah tersebut sekian kalinya terjadi, dilakukan dengan alasan sama, yakni mengikuti kebijakan zero covid alias lockdown karena meningkatnya kasus positif Covid-19.

Melansir laman Reuters, Senin (26/12/2022), kali ini Tesla menghentikan produksi sementara Model Y yang permintaannya sedang tinggi untuk pasar domestik dan global. Mobil listrik ini baru dirakit lagi pada awal Januari 2023.

Kabarnya banyak karyawan di pabrik dan juga pemasok komponen mobil listrik di pabrik Tesla yang terinsfeksi Covid-19. Maka dari itu, agar jumlahnya tidak semakin banyak terpaksa harus diliburkan untuk sementara waktu.

Kondisi di Shanghai, sebenarnya kasus terinfeksi virus ini mulai turun setelah beberapa bulan lalu meningkat lagi. Bahkan kini pemerintah setempat sudah melonggarkan sejumlah aturan agar perekonomian di wilayahnya kembali pulih.

Tesla Model Y – dok.Istimewa

Perlu diketahui, pabrik Tesla di Shanghai fokus pada produksi mobil listrik khusus pasar ekspor. Mungkin dengan adanya kebijakan ini, proses pengiriman unit ke luar negeri sedikit mengalami kendala atau tersendat.

Tentunya, gangguan produksi ini terjadi saat Tesla bertujuan untuk meningkatkan produksi di pabrik Shanghai menjadi 2.600 unit per hari mulai 16 Mei 2022.

Hanya saja, kebijakan lockdown yang diterapkan di Cina ini berdampak pada penutupan pabrik, pembatasan ruang pameran otomotif, dan sejumlah masyarakat memilih untuk menahan pengeluaran mereka.

CATEGORIES
TAGS