Mazda Mau Impor Mobil Hybrid ke Indonesia 2023

Mazda CX-60 (Motor1)
JAKARTA, AVOLTA – Era elektrifikasi semakin berkembang pesat di Indonesia. Tidak hanya tahun ini, pada 2023 juga diprediksi banyak pabrikan yang akan meluncurkan kendaraan listriknya, termasuk Mazda.
Dijelaskan Ricky Thio, Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), sebagai distributor Mazda di Tanah Air, pihaknya berniat mengimpor kendaraan elektrifikasi pada 2023.
“Sebentar lagi, sekitar semester satu tahun depan. Saya tidak bisa bicara (modelnya) tunggu saja tanggal mainnya,” ujar Ricky, saat acara media gathering, di bilangan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Secara total, Mazda pada tahun depan akan merilis sekitar lima model baru, dan salah satunya merupakan kendaraan elektrifikasi, dimulai dengan hybrid.
“Bisa lima (model) sepanjang tahun (2023), ada yang all new dan elektrifikasi juga,” tegasnya.

Meskipun tidak merinci modelnya, namun pabrikan asal Jepang ini memang sudah memiliki line-up kendaraan listrik dengan teknologi hybrid yang telah dijual di pasar global, yaitu Mazda CX-60.
Sport utility vehicle (SUV) ini merupakan mobil dengan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dan sistem penggerak all wheel drive (AWD). Plafon pajak mobil penggerak empat roda yang sudah berubah di Indonesia, memungkinkan Mazda bisa jual mobil AWD dengan harga lebih kompetitif.
Untuk mesin PHEV-nya, merupakan gabungan antara mesin 2.500 cc 4-silinder dengan motor listrik dengan baterai 17.8 kWh, yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 63 km.
Gabungan antara kedua penggerak ini, mampu menyemburkan daya hingga 323 tk, dengan torsi maksimum 500 nm.
